Bagi Adler, tujuan hidup tidak hanya soal pencapaian pribadi, tetapi juga kontribusi sosial. Ia menekankan pentingnya social interest, yaitu rasa memiliki dan bekerja sama dengan komunitas. Kepribadian setiap orang terbentuk dari gaya hidup unik yang dibangun sejak masa kecil, dipengaruhi oleh pengalaman, lingkungan, dan bahkan urutan kelahiran. Anak sulung, tengah, atau bungsu akan membawa dinamika berbeda dalam cara mereka menempatkan diri di dunia.
Teori Adler mengajarkan bahwa kesehatan mental bukan sekadar bebas dari masalah, melainkan kemampuan untuk merasa berharga, berguna, dan terhubung dengan sesama. Hidup menjadi perjalanan mengatasi rasa kurang, menuju kesempurnaan yang tidak egois, melainkan bermakna bagi orang lain.
